Suatu sore aku selalu meminta, bahkan tak hanya itu, setiap pagi dan dalam lima waktu sujudku kadang terselip barisan harapan yang sama, untuk sesuatu yang ada namun entah dimana. Kini duniaku adalah aku dan kalian dan kita, bukan hanya aku saja. Pernah dalam permohonan seolah keputus asaan yang datang, kalimat pengharapan itu seakan lupa untuk aku naikan, aku terdiam dan melanjutkan apa yang harus ku kerjakan..
Aku yakin semua orang punya mimpi yang berbeda, dari berbagai macam mimpi, mungkinkah mimpiku ini yang seolah memaksa? Ah kurasa benarkah aku? Terlalu imajinatifkah aku? Bermimpi sesuatu itu datang di akhir tahun, dan menjelang semuanya, aku seolah betul betul melupakan mimpi itu, tak pernah senafas pun mimpi itu lewat, dan akhirnya benar-benar ku lewatkan..
Bila ini bulan ke-tiga belas, bunga yang kurasa telah ku rawat sendiri mulai menampakan kuncupnya setelah beberapa tahun keringya. Biarlah aku sendiri saja yang merawatnya terlebih dahulu, ibu bapakku pun telah mengetahuinya. Ku rasa aku masih banyak yang harus ku lewati tanpa merangkak, bukan hanya sesaat cahaya yang datang, tapi harapan yang tak pernah sirna bahwa cahaya itu kan bawa kebaikan sampai akhirat nanti..
Bismillah atas nama Allah, ku percaya bahwa Ia Maha Segalanya dan Maha Pengampun..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar