Nafas lelah ku dengar
Hembusan yang riuh terkeluarkan
Sampai mata yang terlihat lemah ikut Nampak
Di wajah ayah yang mengerti akan hirup pikuk dunia
Dari dulu hingga kini
Senyumannyatak pernah padam
Dia bagai lentera di kala gelap
Bagai pelangi dikala hujan
Bau mentahnya hidup
Kini telah ku hirup
Semenjak ditinggal ayah
Pikirku melayang melambung menjauhi bumi
Dan sampailah aku pada sebuah jawaban
Ternyata jika ayah pergi tinggalkanku dia tahu
Kalaulah diri inisudah dianggapnya mampu
Mampu berdiri,
Mampu menjagaibu,
Serta mampu bertanggungjawab atas diriku
Terimakasih ayah,
Cinta sucimu ku kenang
Meski kau telah pergi menghadap sang Ilahi
-
Remaja Biasa -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar